rss_feed

Desa Kesambirampak

Jl. Raya Banyuwangi No. 355
Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo Provinsi Jawa Timur
Kode Pos 68362

call 082229465969| mail_outline dskesambirampak@gmail.com

  • LEGIONO

    Kepala Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • HARISIL MUCHLIS

    Sekretaris Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • WAHYUDI

    Kepala Seksi Pemerintahan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ZAINAL ARIFIN

    Kepala Seksi Pelayanan

    Belum Rekam Kehadiran
  • WAHYU CANDRA ADI NATA

    Kepala Seksi Kesejahteraan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ERNAWATI

    Kepala Urusan Keuangan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ZAINATUL WIDAD

    Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum

    Belum Rekam Kehadiran
  • KHAIRUL UMAM

    Staf

    Belum Rekam Kehadiran
  • KARYOTO

    Kepala Dusun Karang Layar

    Belum Rekam Kehadiran
  • ZEINUR RIDHO

    Kepala Dusun Rambutan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ARI SETIYAWATI

    Kepala Dusun Pajukoan

    Belum Rekam Kehadiran
  • GHAZALI

    Kepala Dusun Sarse

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUNARWADI

    Kepala Dusun Krajan

    Belum Rekam Kehadiran
  • TOLAK SUNARSO

    Kepala Dusun Nyior Cangka

    Belum Rekam Kehadiran
  • MUHAMMAD AMINULLAH

    Staf

    Belum Rekam Kehadiran

settings Pengaturan Layar

Selamat Datang di Website resmi Desa Kesambirampak. Semoga bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat | Informasi Desa adalah Hak Masayarakat - UU RI No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi | AWASI Pembangunan Desa Kita - LAPORKAN Bila Ada Penyimpangan
fingerprint
IDI: 'New Normal' Sama dengan Pelonggaran PSBB

02 Jun 2020 08:50:58 245 Kali

[KBR|Warita Desa] Jakarta | Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban menjelaskan bahwa new normal atau kenormalan baru pada praktiknya merupakan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Sebetulnya new normal itu sama saja dengan PSBB, namun dikurangi," kata Zubairi kepada KBR, Selasa (26/5/2020).

"(Contohnya) sudah boleh bekerja, boleh traveling, boleh sekolah, boleh ke mal, boleh ke restoran. Namun yang harus tetap dijaga, yang terpenting adalah tetap jaga jarak, tidak boleh banyak kerumunan orang, kemudian pakai masker dan cuci tangan. Itu yang harus tetap dikerjakan. New normal-nya itu. Artinya tidak bisa total seperti setahun dua tahun yang lalu, tetap saja empat hal ini harus selalu dikerjakan," lanjutnya.

Kasus Covid-19 Harus Turun Dulu

Ketua Satgas Covid-19 IDI Zubairi Djoerban menegaskan bahwa pelonggaran PSBB dan new normal baru layak diterapkan jika kasus Covid-19 sudah menurun.

"Pelonggaran PSBB itu biasanya kalau belajar dari negara lain, itu setelah angka kematian berturut-turut turun terus. Kemudian beban rumah sakit semakin lama semakin berkurang, kemudian massive rapid test-nya semakin banyak, kemudian PSBB dilonggarkan, kemudian kita masuk ke new normal, begitu," kata Zubairi.

"New normal kan setelah PSBB longgar. PSBB longgar kalau syarat yang saya sampaikan tadi dikerjakan, tidak menjadi beban kan? Salah satu syaratnya adalah pasien-pasien covid-19 yang dirawat inap di rumah sakit semakin berkurang," lanjutnya.

Karena pertimbangan tersebut, ia menilai bahwa saat ini Indonesia belum layak menerapkan new normal.

"Hari ini belum. Kalau angka kematian berturut-turut turun, ya itu waktunya. Tapi, memang perlu persiapan. Nah ini kan masalah disiplin. Belajar dari pengalaman yang lalu, pasar-pasar di Bogor, Tanah Abang, Jawa Timur, kemudian di airport Halim, kemudian juga di McD Sarinah. Artinya masyarakat memang belum begitu paham tentang disiplin," ujar Zubairi.

"Jadi persyaratannya harus mendisiplinkan masyarakat. Karena itu saya kira tepat sekali bahwa Presiden menginstruksikan aparat keamanan Polisi dan TNI untuk aktif menjaga agar masyarakat menerapkan sekarang ini PSBB, kemudian setelah itu menjaga new normal dilaksanakan dengan baik," tegasnya.

Risiko Penularan Covid-19 Masih Ada

Zubairi pun mengingatkan bahwa penularan Covid-19 masih mungkin terjadi dalam kondisi new normal.

"Kalau ditentukan new normal tanggal 2 Juli misalnya, apakah berarti tanggal 3 Juli tidak ada lagi penularan? Dan tanggal 1 Juli itu masih banyak penularan? Ya tidak begitu. Bedanya tipis banget antara 1, 2, 3 Juli itu," kata Zubairi.

"Artinya tanggal 3 Juli sampai jangka panjang ke depan tetap saja cara hidup normal yang baru, normal yang keluar rumah pakai masker, normal yang tidak boleh berkerumun,  normal yang harus sering cuci tangan dan jaga jarak, itu tetap diterapkan," pungkasnya. 

Oleh : Muthia Kusuma, Adi Ahdiat
Editor: Agus Luqman

chat
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat
Alamat : Jl. Raya Banyuwangi No. 355
Desa : Kesambirampak
Kecamatan : Kapongan
Kabupaten : Situbondo
Kodepos : 68362
Telepon : 082229465969
Email : dskesambirampak@gmail.com

map Wilayah Desa

message Komentar Terkini

  • person muzamzami

    date_range 27 Mei 2022 02:26:35

    Mas, Ada yang versi terbarunya ga mas ? versi 22.05 [...]
  • person PKL

    date_range 13 Juli 2021 11:43:11

    Semoga tetap memberikan manfaat untuk sesama [...]
  • person Parso, S.Kom

    date_range 07 Agustus 2020 16:01:36

    Mantap Bung, Penjaringan Perangkat Desanya benar-benar [...]
  • person Fadli

    date_range 27 Mei 2020 23:52:28

    Yg menerima bantuan harus tepat sasaran.....yg mampu [...]

account_circle Aparatur Desa

reorder Peta Desa

reorder Lokasi Kantor Desa

share Sinergi Program

insert_photo Album Galeri

assessment Statistik Desa

contacts Info Media Sosial

reorder Fanspage

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:366
Kemarin:643
Total Pengunjung:405.761
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:18.208.132.74
Browser:Tidak ditemukan

folder Arsip Artikel


reorder Video


TRANSPARANSI ANGGARAN
Sumber Data : Siskeudes
insert_chart
APBDes 2022 Pelaksanaan

Realisasi | Anggaran

PENDAPATAN
Rp. 893,550,480 | Rp. 1,957,992,475
45.64 %
BELANJA
Rp. 605,070,612 | Rp. 1,876,102,349
32.25 %
PEMBIAYAAN
Rp. 43,109,874 | Rp. -81,890,126
-52.64 %
insert_chart
APBDes 2022 Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Hasil Aset Desa
Rp. 0 | Rp. 31,320,000
0 %
Dana Desa
Rp. 658,554,600 | Rp. 1,176,191,000
55.99 %
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi
Rp. 0 | Rp. 52,876,000
0 %
Alokasi Dana Desa
Rp. 234,995,880 | Rp. 612,308,000
38.38 %
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp. 0 | Rp. 75,000,000
0 %
Lain-lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp. 0 | Rp. 10,297,475
0 %
insert_chart
APBDes 2022 Pembelanjaan

Realisasi | Anggaran

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA
Rp. 236,281,012 | Rp. 788,030,749
29.98 %
BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA
Rp. 104,219,600 | Rp. 228,958,920
45.52 %
BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN
Rp. 31,000,000 | Rp. 116,020,400
26.72 %
BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Rp. 61,370,000 | Rp. 241,902,000
25.37 %
BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA
Rp. 172,200,000 | Rp. 501,190,280
34.36 %