rss_feed

Desa Kesambirampak

Jl. Raya Banyuwangi No. 355
Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo Provinsi Jawa Timur
Kode Pos 68362

call 082229465969| mail_outline dskesambirampak@gmail.com

  • LEGIONO

    Kepala Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • HARISIL MUCHLIS

    Sekretaris Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • WAHYUDI

    Kepala Seksi Pemerintahan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ZAINAL ARIFIN

    Kepala Seksi Pelayanan

    Belum Rekam Kehadiran
  • WAHYU CANDRA ADI NATA

    Kepala Seksi Kesejahteraan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ERNAWATI

    Kepala Urusan Keuangan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ZAINATUL WIDAD

    Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum

    Belum Rekam Kehadiran
  • KHAIRUL UMAM

    Staf

    Belum Rekam Kehadiran
  • KARYOTO

    Kepala Dusun Karang Layar

    Belum Rekam Kehadiran
  • ZEINUR RIDHO

    Kepala Dusun Rambutan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ARI SETIYAWATI

    Kepala Dusun Pajukoan

    Belum Rekam Kehadiran
  • GHAZALI

    Kepala Dusun Sarse

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUNARWADI

    Kepala Dusun Krajan

    Belum Rekam Kehadiran
  • TOLAK SUNARSO

    Kepala Dusun Nyior Cangka

    Belum Rekam Kehadiran
  • MUHAMMAD AMINULLAH

    Kepala Urusan Perencanaan

    Belum Rekam Kehadiran

settings Pengaturan Layar

Selamat Datang di Website resmi Desa Kesambirampak. Semoga bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat | Informasi Desa adalah Hak Masayarakat - UU RI No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi | AWASI Pembangunan Desa Kita - LAPORKAN Bila Ada Penyimpangan
fingerprint
Ketika Cyberbullying Mengintai Anak Muda

09 Ags 2020 17:04:13 276 Kali

[KBR|Warita Desa] Jakarta | Adyla Rafa Naura Ayu baru berusia 15 tahun, tapi sudah ada beberapa Whats App Group yang didedikasikan untuknya – untuk alasan yang salah. Whats App Group itu dibuat untuk menghujat Naura, putri dari Riafinola Ifani Sari atau Nola B3. Seperti ibunya, Naura juga berkecimpung di bidang musik. Ia juga sudah mengeluarkan beberapa album dan memperoleh penghargaan. 

Nola B3 berang dan mengungkapkan kekesalannya lewat Instagram Story dari akun The Baldys, pada Senin (3/8/2020) lalu. 

"Ada apa dengan kalian?? Bikin grup cuma untuk hujat anak kami? Anak saya salah apa ya? Inget yaa jejak kalian bisa dilacak, dan kami kumpulkan bukti tulisan kalian.”

Orangtua Naura mengancam akan membawa kasus tersebut ke ranah hukum. Langkah ini juga yang diambil presenter Ruben Onsu, terhadap kasus cyberbullying yang menimpa anaknya, Bertrand Peto. Foto Bertrand diedit, lantas diganti dengan gambar wajah hewan. Pelakunya diketahui adalah anak di bawah umur. 

Apa itu cyberbullying?

Secara sederhana, cyberbullying diterjemahkan sebagai perundungan di dunia maya. Badan perlindungan anak internasional, UNICEF, mendefinisikan ini sebagai perundungan dengan menggunakan teknologi digital, yang bisa terjadi di media sosial, platform chatting, bermain game serta ponsel. Survei UNICEF tahun 2019 menyebut, 1 dari 3 remaja di 30 negara mengaku pernah jadi korban cyberbullying. Sementara 1 dari 5 remaja pernah bolos sekolah karena cyberbullying dan kekerasan. 

Jumlah kasus perisakan (bullying) di Indonesia cukup tinggi. Hasil riset Polling Indonesia, yang bekerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada 2019 menyebut hampir separuh pengguna internet pernah dirisak di media sosial. Respons terhadap perisakan juga beragam. Respons paling banyak adalah membiarkan pelaku. Kurang dari 10% yang memutuskan untuk membalas dengan perisakan, ada juga yang menghapus ejekan tersebut. Hanya 3,6 persen yang melaporkan kasus perisakan kepada pihak berwajib. 

Tempat-tempat yang dianggap rentan bagi seseorang untuk jadi korban perisakan adalah media sosial – Facebook, Instagram, Snapchat dan Twitter. 

Dampak dan cara mengakhiri perisakan 

Luka akibat cyberbullying mungkin tak nampak di permukaan macam luka tergores, tapi ini bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh oleh remaja maupun orangtua. UNICEF merinci dampak perisakan yang bisa terjadi, yaitu merusak mental karena merasa kesal, malu, bodoh bahkan marah. Perisakan juga melukai secara emosional sehingga seseorang bisa kehilangan minat pada hal-hal yang disukai. Dampak fisik juga bisa muncul, dalam bentuk Lelah karena kurang tidur atau mengalami gejala seperti sakit perut dan sakit kepala. 

Dengan dampak yang begitu besar, UNICEF menyerukan semua pihak untuk mengakhiri perisakan dan kekerasan secara online, baik di sekolah maupun di rumah. Misalnya dengan menerapkan kebijakan yang melindungi anak-anak dan remaja dari perisakan, termasuk membuat saluran bantuan nasional sebagai tempat bersandar. Orangtua dan guru juga diharapkan bisa punya pemahaman soal apa itu bullying dan cyberbullying sehingga bisa aktif mencegah, terutama bagi kelompok rentan. 

Surat cinta melawan cyberbullying 

Joshua Suherman, eks penyanyi cilik itu, punya cara sendiri melawan cyberbullying yang dihadapinya. Serangan-serangan muncul saat ia mulai berpacaran dengan Clairine Clay. 

Dalam surat Joshua yang ditulis kepada Clay, Joshua menyebut kalau ia masih ingat komentar-komentar warganet +62 yang mengomentari hubungan mereka. Misalnya “nggak nyangka Clay pansos” atau membandingkan Joshua dengan mantan pacar Clay dengan kalimat seperti “gantengan mantan Kak Clay!”

“Gue rasa sudah saatnya orang berhenti menilai sesuatu dari persepsi mereka mentah-mentah. Dan betapa orang itu berani berkata sesuatu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, dari balik akun media sosial mereka,” kata Joshua dalam percakapan dengan produser podcast Dear Dearest, Asrul Dwi. 

“Gue nggak bisa melarang orang untuk berkomentar seperti itu,” kata Joshua. “Gue pribadi m
 
erasa semua orang berhak ngomong itu, tapi apakah perlu? Apakah orang itu segahar itu di kehidupan nyata? Yang pasti sampai hari ini, tidak pernah ada kejadian di mana gue lagi pacarana sama Clay, lalu orang complain gitu. Kayaknya gahar di internet saja.”

Simak selengkapnya surat yang ditulis Joshua Suherman kepada Clairine Clay dalam podcast Dear Dearest episode “Kita baik-baik saja”. Dear Dearest  adalah podcast original Spotify di Indonesia, yang diproduksi oleh KBR Prime , meracik surat cinta yang ditulis dan dibacakan oleh penulis, aktor, musisi dan lainnya. Dengarkan gratis, hanya di Spotify. 

Oleh : Angelina Ginting
Editor: Citra Dyah Prastuti  
chat
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat
Alamat : Jl. Raya Banyuwangi No. 355
Desa : Kesambirampak
Kecamatan : Kapongan
Kabupaten : Situbondo
Kodepos : 68362
Telepon : 082229465969
Email : dskesambirampak@gmail.com

map Wilayah Desa

message Komentar Terkini

  • person muzamzami

    date_range 27 Mei 2022 02:26:35

    Mas, Ada yang versi terbarunya ga mas ? versi 22.05 [...]
  • person PKL

    date_range 13 Juli 2021 11:43:11

    Semoga tetap memberikan manfaat untuk sesama [...]
  • person Parso, S.Kom

    date_range 07 Agustus 2020 16:01:36

    Mantap Bung, Penjaringan Perangkat Desanya benar-benar [...]
  • person Fadli

    date_range 27 Mei 2020 23:52:28

    Yg menerima bantuan harus tepat sasaran.....yg mampu [...]

account_circle Aparatur Desa

reorder Peta Desa

reorder Lokasi Kantor Desa

share Sinergi Program

insert_photo Album Galeri

assessment Statistik Desa

contacts Info Media Sosial

reorder Fanspage

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:276
Kemarin:166
Total Pengunjung:456.298
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:3.236.138.35
Browser:Tidak ditemukan

folder Arsip Artikel


reorder Video


TRANSPARANSI ANGGARAN
Sumber Data : Siskeudes
insert_chart
APBDes 2023 Pelaksanaan

Realisasi | Anggaran

PENDAPATAN
Rp. 0 | Rp. 1,898,837,475
0 %
BELANJA
Rp. 0 | Rp. 1,967,021,171
0 %
PEMBIAYAAN
Rp. 0 | Rp. -78,183,696
0 %
insert_chart
APBDes 2023 Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Hasil Usaha Desa
Rp. 0 | Rp. 4,000,000
0 %
Hasil Aset Desa
Rp. 0 | Rp. 31,320,000
0 %
Lain-Lain Pendapatan Asli Desa
Rp. 0 | Rp. 11,297,475
0 %
Dana Desa
Rp. 0 | Rp. 1,060,090,000
0 %
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi
Rp. 0 | Rp. 57,869,000
0 %
Alokasi Dana Desa
Rp. 0 | Rp. 634,261,000
0 %
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp. 0 | Rp. 100,000,000
0 %
insert_chart
APBDes 2023 Pembelanjaan

Realisasi | Anggaran

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA
Rp. 0 | Rp. 856,309,111
0 %
BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA
Rp. 0 | Rp. 653,653,000
0 %
BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN
Rp. 0 | Rp. 109,790,000
0 %
BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Rp. 0 | Rp. 183,269,060
0 %
BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA
Rp. 0 | Rp. 164,000,000
0 %