rss_feed

Desa Kesambirampak

Jl. Raya Banyuwangi No. 355
Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo Provinsi Jawa Timur
Kode Pos 68362

call 082229465969| mail_outline dskesambirampak@gmail.com

  • LEGIONO

    Kepala Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • HARISIL MUCHLIS

    Sekretaris Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • WAHYUDI

    Kepala Seksi Pemerintahan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ZAINAL ARIFIN

    Kepala Seksi Pelayanan

    Belum Rekam Kehadiran
  • WAHYU CANDRA ADI NATA

    Kepala Seksi Kesejahteraan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ERNAWATI

    Kepala Urusan Keuangan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ZAINATUL WIDAD

    Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum

    Belum Rekam Kehadiran
  • KHAIRUL UMAM

    Staf

    Belum Rekam Kehadiran
  • KARYOTO

    Kepala Dusun Karang Layar

    Belum Rekam Kehadiran
  • ZEINUR RIDHO

    Kepala Dusun Rambutan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ARI SETIYAWATI

    Kepala Dusun Pajukoan

    Belum Rekam Kehadiran
  • GHAZALI

    Kepala Dusun Sarse

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUNARWADI

    Kepala Dusun Krajan

    Belum Rekam Kehadiran
  • TOLAK SUNARSO

    Kepala Dusun Nyior Cangka

    Belum Rekam Kehadiran
  • MUHAMMAD AMINULLAH

    Staf

    Belum Rekam Kehadiran

settings Pengaturan Layar

Selamat Datang di Website resmi Desa Kesambirampak. Semoga bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat | Informasi Desa adalah Hak Masayarakat - UU RI No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi | AWASI Pembangunan Desa Kita - LAPORKAN Bila Ada Penyimpangan
fingerprint
Birokrasi Dipangkas, Insentif Tenaga Kesehatan COVID-19 Ditargetkan Selesai Juli 2020

09 Jul 2020 13:38:15 270 Kali

[KBR|Warita Desa] Jakarta | Pemerintah melalui Kementerian Keuangan berjanji akan segera menyelesaikan pencairan insentif tenaga kesehatan (nakes) yang menangani Covid-19 pada bulan ini. 

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara, Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan pencairan insentif terhambat karena panjangnya proses verifikasi dokumen dari daerah menuju pusat. 

Kunta menyebut akan ada pemangkasan proses verifikasi insentif tenaga kesehatan di daerah, sehingga proses pencairannya akan lebih cepat.

"Ini program baru, terutama untuk insentif tenaga kesehatan dan santunan kematian. Ini perlu dokumen dan verifikasi, mungkin ini masalahnya. Ini prosesnya agak panjang. Tadinya dari daerah baru ke pusat. Tapi dengan adanya Permenkes, kita akan potong (birokrasinya). Verifikasi punya di daerah untuk insentif tenaga kesehatan, jadi nanti rumah sakit daerah langsung di situ verifikasinya. Sehingga verifikatornya semakin banyak. Kita dorong  insentif nakes karena itu harusnya Maret April Mei, harapannya ini Juli bisa kita selesaikan," ujar Kunta Wibawa saat Acara Webinar di Kanal Youtube Kemenkeu, Rabu (8/7/2020).

Kunta Wibawa menambahkan, saat ini akselarasi dan percepatan pencairan insentif tenaga kesehatan terus dilakukan, dengan koordinasi intens antara Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan. 

Pemerintah menyebut dana insentif telah cair bagi 15.435 tenaga kesehatan (nakes). Total dana yang sudah cair Rp 58,3 miliar per 30 Juni 2020. Padahal, anggaran insentif dari pemerintah telah ditransfer dari pusat ke 542 daerah, sebesar Rp1,3 triliun per Selasa (7/7).

Sebelumnya, pemerintah telah menganggarkan Rp 87,55 triliun untuk penanganan Covid-19 di bidang kesehatan. 

Merujuk pada data terbaru yang disampaikan Kementerian Keuangan, tingkat penyerapannya baru di level 5,12 persen, atau sekitar Rp 4,48 triliun.

Pangkas birokrasi

Sekretaris Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Kementerian Kesehatan, Trisa Wahjuni Putri menjanjikan akan mempercepat pemberian insentif, santunan dan bantuan bagi tenaga kesehatan. 

Kementerian Kesehatan bakal memangkas birokrasi pencairan dana, dari pengajuan hingga persetujuan. 

Upaya ini diharapkan mempercepat penyerapan anggaran dana di kementerian kesehatan khusus untuk Covid-19.

“Kalau sebelumnya verifikasi dilakukan berjenjang, dari puskesmas ke rumah sakit daerah, puskesmas ke dinas kesehatan, rumah sakit daerah ke dinas kesehatan, kemudian dari dinas kesehatan ke dinas kesehatan provinsi, dinas kesehatan provinsi ke kemenkes, kemenkes kemudian dilakukan satu verifikasi, kemudian rekomendasi ke kemenkeu. Kalau sekarang, tim verifikasinya sudah ada di masing-masing tingkatan kabupaten-kota, di tingkat provinsi dan di tingkat pusat," kata Trisa, dalam webinar Kementerian Kesehatan, Rabu (8/7/2020).

Relaksasi aturan ini dilakukan agar penyerapan anggaran kesehatan segera terealisasi bagi tenaga kesehatan dan rumah sakit khusus penanganan COVID-19. Termasuk santunan kematian bagi tenaga medis yang meninggal akibat wabah korona. 

Trisna menyebut dana yang dikelola Kementerian Kesehatan untuk insentif rumah sakit daerah sebesar Rp1,9 triliun rupiah dan sebagian sudah didistribusikan ke 500-an kabupaten kota. 

Sedangkan insentif untuk tenaga kesehatan, jumlah dana yang dikelola Kementerian Kesehatan sebesar Rp278 miliar untuk total 166 ribu tenaga kesehatan. 

Sedangkan untuk santunan kematian tenaga kesehatan, Kementerian Kesehatan mengelola dana sebesar Rp60 miliar. Sebagian dana sudah disalurkan untuk 32 tenaga kesehatan yang gugur saat menangani COVID-19.

Oleh : Resky Novianto, Dwi Reinjani
Editor: Agus Luqman 
 
 
chat
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat
Alamat : Jl. Raya Banyuwangi No. 355
Desa : Kesambirampak
Kecamatan : Kapongan
Kabupaten : Situbondo
Kodepos : 68362
Telepon : 082229465969
Email : dskesambirampak@gmail.com

map Wilayah Desa

message Komentar Terkini

  • person muzamzami

    date_range 27 Mei 2022 02:26:35

    Mas, Ada yang versi terbarunya ga mas ? versi 22.05 [...]
  • person PKL

    date_range 13 Juli 2021 11:43:11

    Semoga tetap memberikan manfaat untuk sesama [...]
  • person Parso, S.Kom

    date_range 07 Agustus 2020 16:01:36

    Mantap Bung, Penjaringan Perangkat Desanya benar-benar [...]
  • person Fadli

    date_range 27 Mei 2020 23:52:28

    Yg menerima bantuan harus tepat sasaran.....yg mampu [...]

account_circle Aparatur Desa

reorder Peta Desa

reorder Lokasi Kantor Desa

share Sinergi Program

insert_photo Album Galeri

assessment Statistik Desa

contacts Info Media Sosial

reorder Fanspage

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:252
Kemarin:292
Total Pengunjung:435.575
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:44.192.52.167
Browser:Tidak ditemukan

folder Arsip Artikel


reorder Video


TRANSPARANSI ANGGARAN
Sumber Data : Siskeudes
insert_chart
APBDes 2022 Pelaksanaan

Realisasi | Anggaran

PENDAPATAN
Rp. 893,550,480 | Rp. 1,957,992,475
45.64 %
BELANJA
Rp. 605,070,612 | Rp. 1,876,102,349
32.25 %
PEMBIAYAAN
Rp. 43,109,874 | Rp. -81,890,126
-52.64 %
insert_chart
APBDes 2022 Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Hasil Aset Desa
Rp. 0 | Rp. 31,320,000
0 %
Dana Desa
Rp. 658,554,600 | Rp. 1,176,191,000
55.99 %
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi
Rp. 0 | Rp. 52,876,000
0 %
Alokasi Dana Desa
Rp. 234,995,880 | Rp. 612,308,000
38.38 %
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp. 0 | Rp. 75,000,000
0 %
Lain-lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp. 0 | Rp. 10,297,475
0 %
insert_chart
APBDes 2022 Pembelanjaan

Realisasi | Anggaran

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA
Rp. 236,281,012 | Rp. 788,030,749
29.98 %
BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA
Rp. 104,219,600 | Rp. 228,958,920
45.52 %
BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN
Rp. 31,000,000 | Rp. 116,020,400
26.72 %
BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Rp. 61,370,000 | Rp. 241,902,000
25.37 %
BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA
Rp. 172,200,000 | Rp. 501,190,280
34.36 %