rss_feed

Desa Kesambirampak

Jl. Raya Banyuwangi No. 355
Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo Provinsi Jawa Timur
Kode Pos 68362

call 082229465969| mail_outline dskesambirampak@gmail.com

  • LEGIONO

    Kepala Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • HARISIL MUCHLIS

    Sekretaris Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • WAHYUDI

    Kepala Seksi Pemerintahan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ZAINAL ARIFIN

    Kepala Seksi Pelayanan

    Belum Rekam Kehadiran
  • WAHYU CANDRA ADI NATA

    Kepala Seksi Kesejahteraan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ERNAWATI

    Kepala Urusan Keuangan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ZAINATUL WIDAD

    Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum

    Belum Rekam Kehadiran
  • KHAIRUL UMAM

    Staf

    Belum Rekam Kehadiran
  • KARYOTO

    Kepala Dusun Karang Layar

    Belum Rekam Kehadiran
  • ZEINUR RIDHO

    Kepala Dusun Rambutan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ARI SETIYAWATI

    Kepala Dusun Pajukoan

    Belum Rekam Kehadiran
  • GHAZALI

    Kepala Dusun Sarse

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUNARWADI

    Kepala Dusun Krajan

    Belum Rekam Kehadiran
  • TOLAK SUNARSO

    Kepala Dusun Nyior Cangka

    Belum Rekam Kehadiran
  • MUHAMMAD AMINULLAH

    Staf

    Belum Rekam Kehadiran

settings Pengaturan Layar

Selamat Datang di Website resmi Desa Kesambirampak. Semoga bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat | Informasi Desa adalah Hak Masayarakat - UU RI No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi | AWASI Pembangunan Desa Kita - LAPORKAN Bila Ada Penyimpangan
fingerprint
ILO: Anak Muda 'Generasi Lockdown' Makin Susah Dapat Kerja

02 Jun 2020 09:16:30 248 Kali

[KBR|Warita Desa] Jakarta | Karantina wilayah atau lockdown selama pandemi Covid-19 telah menimbulkan krisis sosial ekonomi di berbagai negara. Dan menurut organisasi buruh internasional ILO, kelompok yang paling terdampak krisis ini adalah anak muda.

Hal itu diungkapkan ILO dalam laporan Covid-19 and the World of Work: 4th Edition yang dirilis Rabu (27/5/2020).

"Orang-orang muda adalah korban utama yang terkena dampak sosial-ekonomi dari pandemi. Kehidupan kerja di usia produktif mereka berisiko terganggu, hingga bisa mengarah pada munculnya 'generasi lockdown," kata ILO dalam laporannya.

Direktur Jenderal ILO Guy Ryder menjelaskan bahwa 'generasi lockdown' adalah generasi yang potensinya terhambat akibat pembatasan atau karantina wilayah.

“Jika kita tidak segera mengambil tindakan signifikan untuk memperbaiki situasi mereka, 'warisan' virus ini bisa bertahan selama beberapa dekade," kata Guy Ryder dalam siaran persnya, Rabu (27/5/2020).

"Jika bakat dan energi mereka terpasung karena kurangnya kesempatan atau keterampilan, itu akan merusak masa depan kita dan menyulitkan pemulihan ekonomi pasca-Covid," lanjutnya.

Masalah Generasi Muda di Tengah Pandemi

ILO menilai ada tiga masalah krusial yang dihadapi generasi muda di tengah pandemi Covid-19.

Pertama, proses pendidikan dan pelatihan keterampilan terganggu karena lockdown. Hal ini akan mempersulit peluang mereka mendapat kerja di masa depan.

Kedua, pandemi membuat banyak bisnis kolaps dan menimbulkan gelombang PHK. Perusahaan yang masih beroperasi juga rawan mengurangi gaji dan mengancam hak pekerja-pekerja muda.

Ketiga, kesempatan mencari kerja semakin sempit. Transisi ke pekerjaan lain yang lebih baik juga semakin sulit.

"Dalam jangka panjang, gabungan masalah pendidikan dan krisis pasar tenaga kerja bisa merusak kualitas dan kuantitas pekerjaan, sekaligus memperburuk kesenjangan di suatu negara," tulis ILO dalam laporannya.

Rentan Depresi

Di samping masalah sosial-ekonomi, krisis pandemi ini juga rentan menimbulkan masalah psikologis bagi generasi muda. Hal itu diketahui dari hasil survei ILO terhadap sekitar 13 ribu orang berusia 18-39 tahun di berbagai negara.

"Dari seluruh anak muda yang disurvei, sekitar setengahnya rentan mengalami gangguan kecemasan atau depresi sejak awal pandemi. Orang muda yang berhenti kerja memiliki risiko depresi paling tinggi," ungkap ILO.

Solusi: Mencontoh Uni Eropa

Untuk menghadapi masalah ini, ILO menegaskan negara perlu membuat kebijakan khusus untuk melindungi kesejahteraan generasi muda, untuk mengembangkan potensi dan memanfaatkan usia produktif mereka.

ILO pun mendorong negara-negara agar mencontoh Uni Eropa.

"Skema Youth Guarantee milik Uni Eropa adalah contoh kebijakan komprehensif, sebuah intervensi cepat untuk melindungi generasi muda agar tidak tersingkir dari pasar tenaga kerja," kata ILO.

Skema Youth Guarantee atau Jaminan Generasi Muda adalah kebijakan ekonomi makro Uni Eropa yang menjamin pendidikan, pelatihan, dan memberi peluang kerja bagi anak muda.

Uni Eropa mengklaim kebijakan ini telah berhasil mengurangi 2,3 juta pengangguran muda, serta mengurangi 1,8 juta anak muda yang tidak sekolah dan tidak mengikuti kursus pelatihan. 

Oleh : Adi Ahdiat
Editor: Agus Luqman

chat
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat
Alamat : Jl. Raya Banyuwangi No. 355
Desa : Kesambirampak
Kecamatan : Kapongan
Kabupaten : Situbondo
Kodepos : 68362
Telepon : 082229465969
Email : dskesambirampak@gmail.com

map Wilayah Desa

message Komentar Terkini

  • person muzamzami

    date_range 27 Mei 2022 02:26:35

    Mas, Ada yang versi terbarunya ga mas ? versi 22.05 [...]
  • person PKL

    date_range 13 Juli 2021 11:43:11

    Semoga tetap memberikan manfaat untuk sesama [...]
  • person Parso, S.Kom

    date_range 07 Agustus 2020 16:01:36

    Mantap Bung, Penjaringan Perangkat Desanya benar-benar [...]
  • person Fadli

    date_range 27 Mei 2020 23:52:28

    Yg menerima bantuan harus tepat sasaran.....yg mampu [...]

account_circle Aparatur Desa

reorder Peta Desa

reorder Lokasi Kantor Desa

share Sinergi Program

insert_photo Album Galeri

assessment Statistik Desa

contacts Info Media Sosial

reorder Fanspage

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:298
Kemarin:643
Total Pengunjung:405.693
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:18.208.132.74
Browser:Tidak ditemukan

folder Arsip Artikel


reorder Video


TRANSPARANSI ANGGARAN
Sumber Data : Siskeudes
insert_chart
APBDes 2022 Pelaksanaan

Realisasi | Anggaran

PENDAPATAN
Rp. 893,550,480 | Rp. 1,957,992,475
45.64 %
BELANJA
Rp. 605,070,612 | Rp. 1,876,102,349
32.25 %
PEMBIAYAAN
Rp. 43,109,874 | Rp. -81,890,126
-52.64 %
insert_chart
APBDes 2022 Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Hasil Aset Desa
Rp. 0 | Rp. 31,320,000
0 %
Dana Desa
Rp. 658,554,600 | Rp. 1,176,191,000
55.99 %
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi
Rp. 0 | Rp. 52,876,000
0 %
Alokasi Dana Desa
Rp. 234,995,880 | Rp. 612,308,000
38.38 %
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp. 0 | Rp. 75,000,000
0 %
Lain-lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp. 0 | Rp. 10,297,475
0 %
insert_chart
APBDes 2022 Pembelanjaan

Realisasi | Anggaran

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA
Rp. 236,281,012 | Rp. 788,030,749
29.98 %
BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA
Rp. 104,219,600 | Rp. 228,958,920
45.52 %
BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN
Rp. 31,000,000 | Rp. 116,020,400
26.72 %
BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Rp. 61,370,000 | Rp. 241,902,000
25.37 %
BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA
Rp. 172,200,000 | Rp. 501,190,280
34.36 %