rss_feed

Desa Kesambirampak

Jl. Raya Banyuwangi No. 355
Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo Provinsi Jawa Timur
Kode Pos 68362

call 082229465969| mail_outline dskesambirampak@gmail.com

  • LEGIONO

    Kepala Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • HARISIL MUCHLIS

    Sekretaris Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • WAHYUDI

    Kepala Seksi Pemerintahan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ZAINAL ARIFIN

    Kepala Seksi Pelayanan

    Belum Rekam Kehadiran
  • WAHYU CANDRA ADI NATA

    Kepala Seksi Kesejahteraan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ERNAWATI

    Kepala Urusan Keuangan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ZAINATUL WIDAD

    Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum

    Belum Rekam Kehadiran
  • KHAIRUL UMAM

    Staf

    Belum Rekam Kehadiran
  • KARYOTO

    Kepala Dusun Karang Layar

    Belum Rekam Kehadiran
  • ZEINUR RIDHO

    Kepala Dusun Rambutan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ARI SETIYAWATI

    Kepala Dusun Pajukoan

    Belum Rekam Kehadiran
  • GHAZALI

    Kepala Dusun Sarse

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUNARWADI

    Kepala Dusun Krajan

    Belum Rekam Kehadiran
  • TOLAK SUNARSO

    Kepala Dusun Nyior Cangka

    Belum Rekam Kehadiran
  • MUHAMMAD AMINULLAH

    Kepala Urusan Perencanaan

    Belum Rekam Kehadiran

settings Pengaturan Layar

Selamat Datang di Website resmi Desa Kesambirampak. Semoga bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat | Informasi Desa adalah Hak Masayarakat - UU RI No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi | AWASI Pembangunan Desa Kita - LAPORKAN Bila Ada Penyimpangan
fingerprint
Asosiasi Petani Tebu Rakyat Minta Pemerintah Telusuri Penyebab Kenaikan Harga Gula

08 Mei 2020 15:10:32 311 Kali

[KBR|Warita Desa] Dewan Pimpinan Nasional Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) meminta Kementerian Perdagangan mengawasi perizinan impor gula dan distribusinya. Ketua Umum DPN APTRI Soemitro Samadikoen mengatakan, kenaikan harga gula di pasaran perlu ditelusuri penyebabnya.

Kata dia, izin impor gula sudah dikeluarkan sejak November lalu oleh Kemendag. Namun, ia menyebut izin impor gula yang sudah dikeluarkan tidak langsung  dilakukan oleh importir. Ia menduga hal itu untuk mencari keuntungan, bukan untuk pemenuhan kebutuhan pasar.

"Ini yang harusnya dikaji pemerintah sebagai pihak yang memegang kekuasaan untuk memberikan izin sekaligus kontrol. Ini termasuk impornya kacau. Saya tanya sekarang 250.000 sesuai dengan surat Menteri Perdagangan pada Presiden pada awal bulan April ini sudah mulai masuk dan bisa dinikmati masyarakat. 250.000 itu konsumsi masyarakat Indonesia lebih dari satu bulan," ucap Soemintro saat dihubungi KBR, Kamis  (7/5/2020).

Ketua Umum DPN APTRI Soemitro Samadikoen menambahkan, realisasi impor gula lambat dipengaruhi oleh lockdown atau karantina wilayah di India. Ia menduga impor gula dari India tetap dilakukan karena pemerintah ada kerja sama ekspor minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Ia beralasan, apabila pemerintah tidak mempertimbangkan kerja sama CPO dengan India, maka Indonesia sudah melakukan impor gula dari negara-negara lain yang memiliki kasus Covid-19 lebih rendah, seperti Vietnam atau Thailand.

Soemitro pun meminta pemerintah mempertimbangkan waktu panen gula oleh petani nasional yang diperkirakan terjadi awal bulan depan. Ia ingin keluhan kenaikan harga dan kelangkaan gula dapat diatasi dan tidak menjatuhkan harga gula saat musim panen tiba.

Gula impor 

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Tri Wahyudi mengatakan,  baru menerima gula impor beberapa hari lalu. Sebelumnya distribusi bulog hanya mengandalkan stok yang tersisa.

Tri mengatakan, saat ini Bulog tengah mendata dan mendistribusikan gula impor yang baru datang. Dia berharap dengan adanya impor gula ini harga dipasaran bisa kembali stabil.

“Bulog itu hanya mendapatkan alokasi impor 50 ribu ton, itupun kami baru dapat izinnya tanggal 7 April. Tiga  hari lalu sudah datang kapalnya sudah ada di Tanjung Priok itu sudah bongkar. Sekitar 21.800 langsung kami distribusikan ke seluruh provinsi kabupaten, kota seluruh Indonesia termasuk Jakarta. Kemudian tanggal 5 itu sudah masuk bersandar kapalnya di pelabuhan Tanjung Priok, ini sedang didistribusikan ke seluruh Indonesia mudah-mudahan dengan masuknya gula ini bisa menekan harga,” ujar Tri, saat dihubungi KBR, Kamis (07/05/2020).

Menurut Tri, penerimaan impor gula oleh Bulog masih terbilang kecil lantaran impor tersebut tidak hanya untuk konsumsi masyarakat namun juga untuk kebutuhan industri.

“Itukan jumlahnya kecil kan banyak juga industri-industri swasta yang punya tanggungjawab juga, dia dapat alokasi impor. Nah itu sedang didiskusikan oleh swasta juga. Kecuali, semuanya diserap Bulog satu pintu ya kami punya banyak, ini kami hanya punya sedikit.” ujar Tri.

Sebelum impor masuk pada 5 Mei lalu, menurut Tri Bulog hanya memiliki stok sebanyak 10-15 ribu ton gula,  sebagian besar telah didistribusikan ke semua provinsi. Distribusi juga menurut Tri bekerja sama dengan swasta, sehingga dalam impor kali ini jumlah yang didapat dibagi dengan kebutuhan industri. 

Oleh : Muthia Kusuma
Editor: Rony Sitanggang
 
 
 
chat
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat
Alamat : Jl. Raya Banyuwangi No. 355
Desa : Kesambirampak
Kecamatan : Kapongan
Kabupaten : Situbondo
Kodepos : 68362
Telepon : 082229465969
Email : dskesambirampak@gmail.com

map Wilayah Desa

message Komentar Terkini

  • person muzamzami

    date_range 27 Mei 2022 02:26:35

    Mas, Ada yang versi terbarunya ga mas ? versi 22.05 [...]
  • person PKL

    date_range 13 Juli 2021 11:43:11

    Semoga tetap memberikan manfaat untuk sesama [...]
  • person Parso, S.Kom

    date_range 07 Agustus 2020 16:01:36

    Mantap Bung, Penjaringan Perangkat Desanya benar-benar [...]
  • person Fadli

    date_range 27 Mei 2020 23:52:28

    Yg menerima bantuan harus tepat sasaran.....yg mampu [...]

account_circle Aparatur Desa

reorder Peta Desa

reorder Lokasi Kantor Desa

share Sinergi Program

insert_photo Album Galeri

assessment Statistik Desa

contacts Info Media Sosial

reorder Fanspage

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:280
Kemarin:166
Total Pengunjung:456.302
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:3.236.138.35
Browser:Tidak ditemukan

folder Arsip Artikel


reorder Video


TRANSPARANSI ANGGARAN
Sumber Data : Siskeudes
insert_chart
APBDes 2023 Pelaksanaan

Realisasi | Anggaran

PENDAPATAN
Rp. 0 | Rp. 1,898,837,475
0 %
BELANJA
Rp. 0 | Rp. 1,967,021,171
0 %
PEMBIAYAAN
Rp. 0 | Rp. -78,183,696
0 %
insert_chart
APBDes 2023 Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Hasil Usaha Desa
Rp. 0 | Rp. 4,000,000
0 %
Hasil Aset Desa
Rp. 0 | Rp. 31,320,000
0 %
Lain-Lain Pendapatan Asli Desa
Rp. 0 | Rp. 11,297,475
0 %
Dana Desa
Rp. 0 | Rp. 1,060,090,000
0 %
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi
Rp. 0 | Rp. 57,869,000
0 %
Alokasi Dana Desa
Rp. 0 | Rp. 634,261,000
0 %
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp. 0 | Rp. 100,000,000
0 %
insert_chart
APBDes 2023 Pembelanjaan

Realisasi | Anggaran

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA
Rp. 0 | Rp. 856,309,111
0 %
BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA
Rp. 0 | Rp. 653,653,000
0 %
BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN
Rp. 0 | Rp. 109,790,000
0 %
BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Rp. 0 | Rp. 183,269,060
0 %
BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA
Rp. 0 | Rp. 164,000,000
0 %